Main Article Content

Abstract

Perkembangan emosi pada remaja merupakan salah satu aspek penting yang mempengaruhi perilaku dan interaksi sosial mereka. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosi remaja. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Penelitian ini dilakukan observasi di SMA Negeri 24 Jakarta Pusat, waktu penelitian dilakukan pada 27 Mei sampai dengan 9 Juli 2024. Populasi dalam penelitian ini mencakup semua siswa/i kelas XI dan XII berusia 14-19 tahun di SMA Negeri 24 Jakarta , dengan total sebanyak 357 responden. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 188 responden. Berdasarkan hasil uji Chi-square didapatkan 0,005 yang berarti nilai p value adalah <0,05. Hal ini berarti dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosi remaja di SMA Negeri 24 Jakarta.

Keywords

Perkembangan emosi Pola asuh orangtua

Article Details

Author Biographies

Henrianto Karolus Siregar , STIKES PGI CIKINI

Keperawatan Medikal Bedah

Lince Siringo ringo , STIKES PGI CIKINI

Keperawatan Anak

Santa Maria Pangaribuan, STIKES PGI CIKINI

Keperawatan Komunitas

How to Cite
Saputri, D., Siregar , H. K., Siringo ringo, L., & Pangaribuan, S. M. (2026). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Emosi Remaja. JURNAL KEPERAWATAN CIKINI, 6(02), 189–198. https://doi.org/10.55644/jkc.v6i02.241

References

  1. Agung Pradnya Savitri, A., & Gustiawan, E. (2022). Jakarta Utara Association Between Parenting With Behavioral and Emotional Problems Among Primary School Students in Penjaringan, North Jakarta. Damianus Journal of Medicine, 21(1), 26–35.
  2. Fatmala, S. M., Khasanah, N. N., Astuti, I. T., & Wijayanti, K. (2023). Pola asuh orang tua yang bekerja berhubungan kemandirian anak. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 000, 567–574. https://jurnal.unissula.ac.id/index.php/JIMU/article/view/31326
  3. Febbiyani, F., & Adelya, B. (2017). Kematangan emosi remaja dalam pengentasan masalah. Penelitian Guru Indonesia, 02(02), 30–31.
  4. Fithriyana, R. (2019). Hubungan Fungsi Afektif Keluarga Dengan Pergaulan Bebas Remaja Di Mts Swasta Nurul Hasana Tenggayun. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(2), 72–79. https://doi.org/10.31004/edukatif.v1i2.8
  5. Hamidah, S., & Rizal, M. S. (2022). Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Perkembangan Remaja di Panti Asuhan Yatim Muhammadiyah Kecamatan Gresik Kabupaten Gresik Jawa Timur. Journal of Community Engagement in Health, 5(2), 237–248. https://doi.org/10.30994/jceh.v5i2.384
  6. Hardianti, R., Erika, E., & Nauli, F. A. (2021). Hubungan Antara Rasa Syukur Terhadap Kesehatan Mental Remaja Di Sma Negeri 8 Pekanbaru. Jurnal Ners Indonesia, 11(2), 215. https://doi.org/10.31258/jni.11.2.215-227
  7. Hidayatulloh, A. (2022). Analisis Pola Asuh Orang Tua Terhadap Motivasi Belajar Siswa Di Masa Pandemi. NUSRA: Jurnal Penelitian Dan Ilmu Pendidikan, 3(1), 183–188. https://doi.org/10.55681/nusra.v3i1.163
  8. Juhardin., Hos., H. J., & Roslan, H. S. (2016). Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Anak (Studi Di Desa Amberi Kecamatan Lambuya Kabupaten Konawe). Jurnal Neo Societal., 01, 1–23.
  9. Lestari, M. (2019). Hubungan pola asuh orang tua dengan kemandirian anak. Jurnal Pendidikan Anak, 8(1), 84–90. https://doi.org/10.21831/jpa.v8i1.26777
  10. Nurhayati, T. (2016). Perkembangan Perilaku Psikososial pada masa Pubertas. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.
  11. Puspita, B., & Estiningtyas, D. (2024). Citra Tubuh dengan Gangguan Makan Binge Eating Disorder pada Remaja Putri Usia 16-18 Tahun. Jurnal Ilmu Kesehatan, 15(1), 70–76.
  12. Pratama, D., & Sari, Y. P. (2021). Karakteristik Perkembangan Remaja | Jurnal Edukasimu. Edukasimu.Org, 1(3), 1–9. http://edukasimu.org/index.php/edukasimu/article/view/49
  13. Rahim, R. (2021). Metode Kuantitatif (Teori dan Praktik) Pengantar Metode Penelitian Kuantitatif.
  14. Rambey, M. J. (2022). diterima. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa hipotesis dapat diterima. Artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara Kondisi Ekonomi Keluarga Terhadap Tingkat Pendidikan Anak Di Desa Sihaborgoan Barumun. Kata Kunci: Kondisi Ekonomi Kelu. Jurnal Pendidikan Dan Humaniora, 5(variable X), 1–12.
  15. Sartika, A., & Pratama, M. (2021). Peran Pola Asuh Orangtua Terhadap Kematangan Emosi Remaja. Jurnal Riset Psikologi, 3, 1–11. http://ejournal.unp.ac.id/students/index.php/psi/article/view/11919
  16. Sigalingging, V. C. N. (2024). Peran Media Dalam Membangun Kesadaran Terhadap Kesehatan Mental Remaja (Deskriptif Kualitatif Tentang Peran Media Dalam Membangun Kesadaran Terhadap Kesehatan Mental Remaja Di Fimela.Com). Sinergi : Jurnal Riset Ilmiah, 1(8), 719–736. Https://Doi.Org/10.62335/Gch50a56
  17. Silitonga, R. S., & Pardede, J. A. (2018). Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Emosional Remaja Di Sekolah Menengah Atas (Sma) Negeri 14 Medan. Jurnal Kesehatan, 3(2), 1–8. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26630/jk.v9i3.988
  18. Suryana, E., Hasdikurniati, A. I., Harmayanti, A. A., & Harto, K. (2022). Perkembangan Remaja Awal, Menengah Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 8(3), 1917–1928. https://doi.org/10.58258/jime.v8i3.3494
  19. Talango, S. R. (2020). Konsep Perkembangan Anak Usia Dini. Early Childhood Islamic Education Journal, 1(1), 92–105. https://doi.org/10.54045/ecie.v1i1.35
  20. Yunita, R., S, N., Syarifuddin, H., & Fitria, Y. (2020). Korelasi Pola Asuh Orang Tua dengan Hasil Belajar Matematika di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 4(3), 571–576. https://doi.org/10.31004/basicedu.v4i3.390
  21. WHO. (2022). Adolescent health. 1341–1346. https://www.who.int/southeastasia/health-topics/adolescent-health
  22. Zahara, F. (2017). Pengendalian Emosi Ditinjau Dari Pola Asuh Orangtua Pada Siswa Usia Remaja Di Sma Utama Medan. 94.Kognisi Jurnal, 1(2), 2528–4495.